arahalinformacion.com

arahalinformacion.com

Kembalikan Senyum Anak di Kabupaten Belu, Sido Muncul Donasikan Rp 533 Juta untuk Operasi Bibir Sumbing

Menjadi perusahaan yang rutin berbagi dan meringankan beban masyarakat seakan menjadi identitas yang tak bisa lepas dari PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

Pasalnya, perusahaan yang berdiri sejak 1951 itu tak henti-hentinya melakukan kegiatan donasi, khususnya di bidang kesehatan, untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Tanah Air.

Terkini, Sido Muncul melalui produk unggulannya, suplemen kesehatan Kuku Bima, baru saja memberikan donasi senilai Rp 533 juta untuk operasi bibir sumbing dan langit-langit kepada 60 anak yang ada di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Presiden Rotary Club of Semarang Bojong Lili Santoso di kantor Sido Muncul, Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (25/1/2024).

Adapun operasi bibir sumbing dan langit-langit di Belu itu dilaksanakan selama empat hari, mulai dari Rabu (24/1/2024) hingga Sabtu (27/1/2024) di Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik.

Bantuan yang diberikan oleh Sido Muncul di Kupang kali ini adalah yang ketiga kalinya. Sebelumnya, Sido Muncul telah melakukan hal serupa pada 2018 dan 2019. Total pasien bibir sumbing yang telah dioperasi di berbagai wilayah Indonesia hingga saat ini mencapai 514 pasien.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan, bantuan untuk anak penderita bibir sumbing di Belu bertujuan untuk meringankan para beban orangtua dan anaknya.

Menurut Irwan, bibir sumbing adalah masalah serius yang memiliki dampak besar terhadap kehidupan penderitanya.

“Kami bisa merasakan bahwa anak-anak yang menderita bibir sumbing itu kesulitan untuk makan dan kurang percaya diri terhadap penampilannya. Maka dari itu, hari ini kami kembali memberikan bantuan operasi sumbing bibir gratis bagi 60 penderita yang ada di wilayah Belu, NTT,” ujar Irwan dalam kegiatan Penyerahan Bantuan untuk Penderita Bibir Sumbing serta Langit-Langit.

Irwan berharap, bantuan yang diberikan pihaknya dapat mengembalikan optimisme orangtua dan membuat anak yang menderita bibir sumbing menjadi lebih percaya diri.

Hal tersebut mengingat orang yang menderita bibir sumbing kerap menderita tekanan mental akibat keterbatasan yang dimilikinya.

“Semua orangtua saat mau punya anak pasti sangat senang. Namun, begitu tahu anaknya lahir dengan keadaan bibir sumbing itu pasti serasa langit mau runtuh. Kalau dibiarkan juga, anaknya pasti bisa kena stunting. Selain itu, anak jadi tidak percaya diri saat besar nanti dan itu bisa berpengaruh pada masa depannya,” ucapnya.

Selain mengembalikan percaya diri, lanjut Irwan, dirinya juga ingin agar anak-anak tersebut nantinya jadi lebih bersemangat dalam mengejar cita-citanya.

Berkat bantuan Rotary Club of Semarang Bojong

Bantuan yang diberikan oleh Sido Muncul terhadap sejumlah anak penderita bibir sumbing kali ini tak lepas dari campur tangan Rotary Club of Semarang Bojong.

Bagi Irwan, Rotary Club of Semarang Bojong mampu menjalankan tugas dengan baik sebagai jembatan antara pemberi bantuan dengan penerima bantuan.

“Rotary Club of Semarang Bojong sangat membantu kami. Biasanya, tantangan bagi perusahaan dalam menyalurkan bantuan itu tak tahu sistematisnya dan harus dilakukan melalui apa. Untuk penerima bantuan, biasanya mereka tak tahu harus minta tolong ke mana. Makanya, organisasi seperti Rotary Club ini sangat membantu kami dalam menyalurkan bantuan,” kata Irwan.

Ke depan, Irwan ingin agar Sido Muncul dan Rotary Club of Semarang Bojong tetap menjalin kerja sama agar pihaknya dapat memberikan bantuan ke pada masyarakat yang membutuhkan di masa depan.

Irwan juga berharap, upaya yang telah dilakukan Sido Muncul dalam membantu anak penderita bibir sumbing dapat menginspirasi berbagai pihak untuk ikut menyelenggarakan kegiatan serupa.

“Semoga jadi banyak pihak yang mengikuti upaya seperti ini, baik dari pemerintah maupun swasta. Sebab, angka penderita sumbing bibir di Indonesia saat ini masih tergolong masih tinggi. Semakin banyak yang mengadakan, mudah-mudahan semakin banyak pula yang bisa terobati,” terang Irwan.

Apresiasi dari Rotary Club dan Bupati Belu

Atas upaya dalam memberikan donasi kepada anak-anak penderita bibir sumbing di Belu, Sido Muncul pun mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.

Salah satu apresiasi tersebut diberikan oleh Eleonora atau akrab disapa Nora yang merupakan ketua panitia dari kegiatan pemberian donasi.

Nora yang secara langsung hadir di Atambua mengatakan, bantuan yang diberikan Sido Muncul dapat berperan besar dalam mengembalikan senyum anak-anak di Belu.

“Bantuan yang diberikan adalah bentuk upaya dari Sido Muncul untuk membuat dunia dan masa depan anak-anak di Belu menjadi lebih baik. Kita tahu, bibir sumbing ini dampaknya sangat besar seperti yang dikatakan pak Irwan. Dengan bantuan ini, Sido Muncul telah membantu penderita untuk memiliki kesamaan hak, kesempatan belajar, dan fisik seperti anak-anak lain,” kata Nora.

Senada dengan Nora, Bupati Belu Agustinus Taolin juga berterima kasih kepada Sido Muncul atas bantuan yang diberikan.

“Untuk Sido Muncul, terima kasih karena sudah membantu anak-anak di Kabupaten Belu dalam mengembalikan rasa percaya dirinya. Pak irwan ini punya kekuatan besar. Makanya, kami ingin beliau tetap sehat agar dapat terus membantu banyak orang yang mengalami masalah kesehatan seperti ini. Mungkin terima kasih saja tidak cukup, tapi yang jelas kami merasa terbantu,” ujar Agus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *